Dugaan Kecurangan Proyek Hotmix Di Kampung Dampit Tidak Mengacu pada Spesifikasi Biaya RAB

KABUPATEN TANGERANG – Sabtu 18/04/2026, Pembangunan infrastruktur jalan lingkungan Aspal Hotmix di kp.Dampit RT.01/03 Desa Sindang Jaya. Kecamatan Sindang Jaya Nilai Anggaran Rp.70,000.000,00,. Yang Di kerjakan oleh CV. Ananta Abadi Semesta. Sumber Anggaran: APBD Tahun 2026, Waktu Pelaksanaan 21(Dua Puluh Satu) Hari Kalender Akan Tetapi Pada Saat pelaksanaan dikerjakan Hanya Satu Hari Saja Sudah Selesai, Diduga Kuat Dikerjakan asal-asalan.
Hasil pantauan di lokasi, Barnasselaku anggota LSM Geram Banten Indonesia DPC Kabupaten Tangerang membenarkan dan menemukan banyaknya kecurangan pada pembangunan jalan lingkungan Aspal Hotmix dan diduga kuat Tidak Sesuai spesifikasi teknis .
“Hasil pantauan kami Dilokasi menemukan beberapa kejanggalan diantaranya hasil ukur Ketebalan pemasangan Hotmix 1.cm, 2 cm yang berpariasi Sangat Tipis sudah sangat jelas Pekerjaan Seperti Itu Tidak sesuai.”tegas Barnas.
Tidak sampai disitu, Barnas menjelaskan masih ada beberapa kecurangan lagi yakni, Pada Saat Pelaksanaan Pengerjaan Hotmix Tidak ada Hamparan Agregat, Dan Tidak Ada Pembersihan Terlebih Dahulu Paving Block Lama Tidak Di bongkar, Pekerjaan Tambal Sulam Paving Block Di Timpa Hotmix. serta Kualitas Hotmix pun Terlihat Sangat kasar Diduga Berkualitas Rendah,
“Kami selaku sosial kontrol pertanyakan juga kinerja pengawasan dari pemerintah Kecamatan Sindang Jaya , seolah ada pembiaran dalam pembangunan jalan lingkungan Aspal Hotmix yang dikerjakan tidak sesuai RAB.” kata Barnas.
Selain itu Hj. Bodong selaku aktivis Pantura berharap ketegasan dari pemerintah Kecamatan Sindang Jaya
bidang pengawasan infrastruktur pembangunan, terutama proyek Hotmix Yang berlokasi Di kampung Dampit, untuk segera ditindak lanjuti.
“Kalau memang tidak sesuai spek, pemerintah Kecamatan Sindang Jaya untuk meminta pertanggung jawaban kepada kontraktor, minta diperbaiki dikarenakan pembangunan tersebut menggunakan uang rakyat bukan uang pribadi.”pungkasnya.
Hingga berita ini ditayangkan,pihak kontraktor maupun Pihak Kecamatan Sindang jaya belum bisa di konfirmasi dan memberikan keterangan resmi.
